PAHLAWAN SEBAGAI TELADAN PERJUANGAN
Oleh: Muhammad Hanif Muflih
(Staff Departemen Hubungan Masyarakat KAMMI Soshum UNNES)


Dalam Bahasa sansekerta pahlawan yaitu phala-wan yang mempunyai arti seseorang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi agama, bangsa, dan negara. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran dengan perjuangan yang gagah berani. Dalam perspektif Islam, pahlawan dapat diartikan sebagai orang Islam yang berjuang menegakkan kebenaran (al-haq) demi memperoleh ridho Allah SWT semata, dan dalam perspektif Islam yang disebut pahlawan pasti memiliki kontribusi atau jasa besar bagi orang lain, karena semua ajaran dalam Islam memiliki implikasi positif bagi orang lain, bahkan untuk semesta alam mini (semua mahkluk hidup). Sebagaimana sabda Nabi: Khair al-Nas anfa’uhum li al-nas yang berarti, sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat  bagi manusia yang lainnya.
Pahlawan dilihat dari semua definisi di atas kita dapat menyimpulkan bahwa  pahlawan ini sebagai orang yang memiliki suatu kemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan banyak orang, sehingga melakukan dan memberikan banyak perjuangan, pengorbanan dan kemanfaatan. Pahlawan memiliki sifat yang berani membela kebenaran, tak gentar dengan ancaman, tak takut untuk berkorban, yang membuat semua orang menghormati, mencintai, dan menyanyangi  orang tersebut.
Hari Pahlawan sebagai hari peringatan untuk menghormati perjuangan dan pengorbanan Pahlawan Nasional sudah sering kita rayakan setiap 10 November, beberapa acara seperti; upacara peringatan, perlombaan-perlombaan, seminar, dan acara unik lainnya. Dilaksanakannya acara tersebut dengan maksud untuk mengingat dan memberikan momentum bagi anak-anak, pemuda, dan tentunya masyarakat Indonesia untuk mengambil pelajaran perjuangan dan pengorbanan dalam memerdekakan bangsa dan tanah air Indonesia. Harapan kita tentunya, semua masyarakat dapat mengimplementasikan setiap nilai atau contoh perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari, dengan begitu kita dapat melahirkan kembali semangat para pahlawan dalam kehidupan masyarakat.
Sejarah peringatan hari pahlawan ini bermula dari suatu pertempuran besar yang terjadi pada 10 November 1945 di Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini menelan korban jiwa, diperkirakan ada 160 ribu pejuang tewas pada saat melawan pasukan Netherlands-Indies Civil Administration (NICA) dan sekutu. Pada saat itu para pejuang mendatangi hotel oranye, namun pihak Belanda tidak ada sikap baik atau tidak merespon permasalahan adanya bendera belanda yang terpasang pada hotel tesebut. Sampai jendral Sudirman mendatangi hotel oranye dan pihak Belanda juga tidak beritikad untuk mencopot bendera itu.
Hingga masa bertindak untuk merobek bendera Belanda tersebut, lalu disobek warna birunya hingga tingga merah dan putih yang kemudian dikibarkan. Penyobekan bendera itu membuat Belanda yang tidak sudi menerima kemerdekaan bangsa Indonesia marah. Akhirnya tentara NICA mengikutsertakan sekutu dalam agresinya yang memunculkan peperangan di Surabaya. Pada 30 Oktober 1945 perlawanan semakin besar, dampak yang diberikan pertempuran ini salah satunya Jendral Awa Mallaby, pimpinan tentara Inggris tewas saat baju tembak di Jembata Merah, Surabaya. Kematian Mallaby membuat pertempuran menjadi lebih besar pada 9 Novemver 1945. Saat itu, kota Surabaya dikepung dan diserang dari berbagai penjuru, mulai darat, laut, dan udara.
Sejarah diatasnya hanya mengingatkan sedikit kisah perjuangan yang bisa kita ambil ibrahnya, bahwa kita sebagai bangsa Indonesia memilki harga diri yang tinggi dalam membela kebenaran bahwa dalam kondisi ini kita sudah merdeka, dan tidak ada yang bisa mengambil kemerdekaan itu ataupun menghina kemerdekaan kita sebagai bangsa Republik Indonesia. Betapa besarnya perjuangan para pahlawan yang melawan penjajah selama 300 tahun sehinggan sudah tidak lagi bisa terhitung jumlah perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.
Sebagai conclusion nya kita bangsa Indonesia adalah negara yang memiliki sejarah pahlawan yang patut untuk dicontoh dan dijadikan sebagai teladan perjuangan, sudah seharusnya kita sebagai keturunan para pahlawan masih harus berjuang menyelamatkan bagsa kita dari keterpurukan di negeri ini yang sekarang mulai jatuh dari semangat perjuangan dan pengorbanan. Tidak ada kata menyerah sebelum kita bergerak, maka bergeraklah sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan agama bangsa dan tanah air Indonesia.


               


Tidak ada komentar:

Posting Komentar