Oleh: M Hanif Muflih
Departemen Hubungan Masyarakat
KAMMI Soshum UNNES 1440 H
Pemahaman manusia akan berkembang
seiring bertambahnya usia mereka. Pola pikir yang berkembang dalam pemahaman
mereka hanya seputar runtinitas yang mereka alami. Pemahaman tersebut merupakan
pikiran yang mengetahui akan suatu kegiatan yang terjadi dan berkembangnya pola
pikir kita terhadap sesuatu yang akan terjadi pula. Kebiasaan yang di bahas
dalam momen ini menjadi runtinitas kita setiap tahun. Hanya satu yang akan
dibahas dan dijadikan pacu daya saing untuk melakukan sesuatu di masa depan
yaitu evaluasi, yang bermakna untuk menilai suatu hal yang dilakukan.
Menghitung kembali
kesalahan-kesalahan dan progres yang sudah direncanakan selama waktu yang sudah
berlalu dan bisa menjadi kekuatan di masa depan, tentunya banyak yang bisa di
ambil dan di evaluasi karena kita memiliki perubahan-perubahan drastis di
setiap tahunnya. Bisa berupa perubahan yang baik dan bisa juga perubahan yang buruk.
Terkadang kita berpikir untuk menjadikan yang baik itu menjadi lebih baik dari
sebelumnya, juga yang buruk berubah menjadi baik. Hal itu memang sudah menjadi
kewajiban dari kita yang memegang suatu peranan penting.
Pemahaman di atas hanya sebagai pandangan
yang bisa dijadikan referensi kita dalam setiap evaluasi. Kadang kita tak
terpikir suatu hal yang lebih yang bisa di ambil dalam setiap evaluasi diri
yaitu seberapa penting dan seriusnya kita dalam menghadapi perubahan yang akan
kita lakukan dan juga seberapa yakin kita bisa melakukan itu. Tentunya itu tak
mudah, butuh kesiapan dan juga keberanian dalam berpikir akan suatu perubahan
yang akan terjadi, yang tentunya memberikan hal yang baik kepada kita ataupun
orang yang ada di lingkungan kita. Yang menjadi masalah saat ini adalah banyak
orang yang takut untuk berpikir bagaimana untuk menjadikan perubahan itu baik.
Kadang juga orang takut untuk berpikir ke
masa depan atau mereka jatuh sebelum
berjalan kedepan. Memberikan perubahan itu baik tapi lebih baik memperbaiki
perubahan. banyak hal yang bisa kita lakukan dari setiap evaluasi; perencanaan
yang baik, memahami permasalahan, dan tentunya memberikan solusi untuk
kedepannya.
Usia KAMMI yang sudah sampai
hitungan ke-21 ini memberikan kita kesadaran bahwa banyak hal yang bisa kita
evaluasi untuk memberikan perubahan yang tentunya lebih baik, lebih unik, lebih
variatif, dan tentunya siap dan berani dalam memberikan perubahan itu sendiri.
Usia KAMMI yang baru 21 tahun bisa
di bilang masih muda dan dalam umur yang lebih produktif. Ini memberikan
semangat dan juga rasa antusias bagi kita untuk menjadikan perubahan itu ada di
setiap langkah KAMMI, terus memberikan nilai positif kepada masyarakat, tetap
dan akan terus berpikir dan melangkah untuk perubahan. Sesuai dengan peranan
KAMMI yaitu mengambil peran sebagai mitra dalam masyarakat dalam upaya
pembangunan dan juga dengan latar belakang adanya KAMMI yaitu menjadi kekuatan
alternatif dalam perubahan dan juga dalam setiap gerakan.
KAMMI juga harus menjadi pioner
peradaban bangsa Indonesia dan memberikan pengaruh positif kepada masyarakat
dengan mempersiapkan dan juga memberanikan diri dalam setiap langkah yang akan di ambil.
Usia 21 tahun menjadi ajang
perubahan kita dari setiap masa ke masa, dari hal yang baik di masa lalu
menjadi lebih baik lagi di masa depan. Ada beberapa poin yang bisa dijadikan
landasan seputar perubahan yaitu akan pemahaman terhadap masalah, literasi yang
mumpuni, dan pengalaman lapangan yang dibutuhkan. Pemahaman yang baik terhadap
masalah akan mempermudah dalam mencari solusi yang baik dalam masalah itu dan
literasi menambah pemahaman yang lebih dalam lagi akan solusinya dan juga
pengalaman akan menjadi gerakan yang sempurna di lapangan saat kita
mengeksekusi masalah tersebut.
Pada usia yang ke-21 tahun ini,
KAMMI masih banyak memiliki kekurangan dalam kaderisasi maupun komunikasi dalam
internal KAMMI sendiri, masih banyak yang belum sadar akan pengaruh yang
diberikan oleh KAMMI, dan kurangnya kesiapan dan keberanian yang harus di siapkan
dalam proses perubahan yang menjadi harapan semua orang. Tentu semua perubahan
itu harus sesuai visi KAMMI itu sendiri yaitu merupakan wadah perjuangan
permanen yang akan melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang tangguh,
dengan mengembangkan dan menggali potensi potensi dakwah, intelektual, sosial,
dan politik.
Dengan umur 21 ini mari kita bangun
kembali kejayaan,seperti kejayaan Muhamad Al Fatih ketika menaklukan
konstantinopel, seperti para pejuang NKRI yang memerdekakan Indonesia, seperti
para ustadz-ustadz yang berdakwah menegakkan ajaran islam, membuat perubahan
dakwah islam kepada arah yang lebih baik dan masa depan bangsa Indonesia yang
adil dan makmur. KAMMI hari ini harus menjadi organisasi yang lebih baik untuk
agama, bangsa, dan rakyat Indonesia.
#kammisoshumunnes1440h
#kabinetmerahsaga2

Tidak ada komentar:
Posting Komentar